::[muslim-Tainan] Alhamdulillah, nikmatnya kuasa Allah ^_^::
From: novideyanti@yahoo.com.au
To: Muslim-Tainan (milist)
Assalamualaikum. ..
Mau berbagi cerita nie...
Suatu malam, saya dan cik Siti jalan cepat (itung-itung buat mengganti niat jogging malam saya yang batal (fiuuuh... really i think, i'm getting fat
) ke pengkolan. Kami beli keperluan sehari-hari, mengingat timbunan bahan makanan di kamar sudah menipis. Kami mengambil telur dan beberapa snack yang totalnya relatif banyak bagi kami.
Eits sebelum bayar, kami selalu melakukan ritual (sepertinya hanya kami berdua deh yang berani melakukan ini
), menawar... hihihihi dengan modal zhong wen pas-pasan, dan mentok-mentoknya (bukan berarti sejenis itik loh tapi sa'pol-pole, masih ada yg ga ngerti yah?
ato bagi pakar2 EYD , ada yang bisa bantu menjelaskan artinya
) pakai jurus pencet-pencet kalkulator. Finally, kita dapat kortingan, alhamdulillah.
Tapi ntah mengapa, kami berdua hanya diam saja, tidak ada satupun yang mengeluarkan duit. Kalo saya, jelas... krn waktu itu saya sudah bilang pinjam uang cik siti dulu krn mau ambil ke atm,ga jadi, takut ketutupan. Eh... lha kok ternyata... cik siti juga menunggu saya krn dia ternyata juga ga bawa uang. Salah paham rupanya.
Bayangkan dunk gimana malunya, sudah turun dari lantai 2 ke lantai 1 sampai kesulitan bawanya, saking banyaknya snack yg diambil, eh lha kok ga bawa duit, udah ditawar lagi !!!! huaaaaaaaaaa. .. kami hanya bisa merogoh-rogoh dompet koin sambil tertawa terpingkal-pingkal saking malunya...
Tapi... subhanallah. .. tiba-tiba terjadilah sesuatu yang membuat kami terharu biru...
Si empunya toko berkata, "ok... how much money that you have?"
Kami pun menunjukkan uang sebanyak 150 ntd
Si empunya toko kembali berkata, "it's ok, u can give your money" (maksudnya berapapun uang yang kami punya).
Kami pun bergegas mengeluarkan beberapa snack yang telah rapih dimasukkan kantong plastik.
Eh... ternyata... subhanallah. .. dia berkata, "it's ok, u can give 100 ntd tomorrow"
Dan semua belanjaan kami dapat kami bawa pulang.
Kyaaaaaaaaaa. ....... kami sampai terheran-heran. .. how can...!!!
Dan alhasil sekonyong-konyong pertanyaan ini pun keluar, "do you believe us?"
Tanpa keraguan dia menjawab, "of course, you can go back tomorrow"
oh... so sweet...
Subhanallah. .. Subhanallah. .. benar-benar merasa aneh...
Kami orang baru di sini
Udah gitu suka menawar-nawar minta potongan harga,
Eh dipercaya lagi...

Di Indonesia saja yang tidak ada halangan bahasa, yang lebih sering komunikasi dengan penjual, belum tentu mendapati kasus ini terjadi (saya pribadi sih belum pernah ^^ )
Alhamdulillah, itulah nikmatnya kuasa Allah
so sweet...
Wassalamualaikum
Novita
yang bahagia merasakan nikmatnya kuasa Allah
-------------------------------------------------------------------------------------------------
hehehehe good job snooph..
aku bangga padamuw!! akhirnya.. eh akhirnya dirimuw bisa nawar juga!! tapi yang paling penting... adekmuw ini seneng banget liat progressmuw disana... makin ndut iya, makin taat sama Allah iya... keep on the God's way sist!! 
luv u... muach, miss u sist!!
adekmuw
(yg selalu doain kamu..n butuh doa dari kamu)
To: Muslim-Tainan (milist)
Assalamualaikum. ..
Mau berbagi cerita nie...
Suatu malam, saya dan cik Siti jalan cepat (itung-itung buat mengganti niat jogging malam saya yang batal (fiuuuh... really i think, i'm getting fat
) ke pengkolan. Kami beli keperluan sehari-hari, mengingat timbunan bahan makanan di kamar sudah menipis. Kami mengambil telur dan beberapa snack yang totalnya relatif banyak bagi kami.Eits sebelum bayar, kami selalu melakukan ritual (sepertinya hanya kami berdua deh yang berani melakukan ini
), menawar... hihihihi dengan modal zhong wen pas-pasan, dan mentok-mentoknya (bukan berarti sejenis itik loh tapi sa'pol-pole, masih ada yg ga ngerti yah?
ato bagi pakar2 EYD , ada yang bisa bantu menjelaskan artinya
) pakai jurus pencet-pencet kalkulator. Finally, kita dapat kortingan, alhamdulillah.Tapi ntah mengapa, kami berdua hanya diam saja, tidak ada satupun yang mengeluarkan duit. Kalo saya, jelas... krn waktu itu saya sudah bilang pinjam uang cik siti dulu krn mau ambil ke atm,ga jadi, takut ketutupan. Eh... lha kok ternyata... cik siti juga menunggu saya krn dia ternyata juga ga bawa uang. Salah paham rupanya.
Bayangkan dunk gimana malunya, sudah turun dari lantai 2 ke lantai 1 sampai kesulitan bawanya, saking banyaknya snack yg diambil, eh lha kok ga bawa duit, udah ditawar lagi !!!! huaaaaaaaaaa. .. kami hanya bisa merogoh-rogoh dompet koin sambil tertawa terpingkal-pingkal saking malunya...
Tapi... subhanallah. .. tiba-tiba terjadilah sesuatu yang membuat kami terharu biru...
Si empunya toko berkata, "ok... how much money that you have?"
Kami pun menunjukkan uang sebanyak 150 ntd
Si empunya toko kembali berkata, "it's ok, u can give your money" (maksudnya berapapun uang yang kami punya).
Kami pun bergegas mengeluarkan beberapa snack yang telah rapih dimasukkan kantong plastik.
Eh... ternyata... subhanallah. .. dia berkata, "it's ok, u can give 100 ntd tomorrow"
Dan semua belanjaan kami dapat kami bawa pulang.
Kyaaaaaaaaaa. ....... kami sampai terheran-heran. .. how can...!!!
Dan alhasil sekonyong-konyong pertanyaan ini pun keluar, "do you believe us?"

Tanpa keraguan dia menjawab, "of course, you can go back tomorrow"
oh... so sweet...Subhanallah. .. Subhanallah. .. benar-benar merasa aneh...
Kami orang baru di sini
Udah gitu suka menawar-nawar minta potongan harga,
Eh dipercaya lagi...

Di Indonesia saja yang tidak ada halangan bahasa, yang lebih sering komunikasi dengan penjual, belum tentu mendapati kasus ini terjadi (saya pribadi sih belum pernah ^^ )
Alhamdulillah, itulah nikmatnya kuasa Allah
so sweet...

Wassalamualaikum
Novita
yang bahagia merasakan nikmatnya kuasa Allah
-------------------------------------------------------------------------------------------------
hehehehe good job snooph..

luv u... muach, miss u sist!!
adekmuw
(yg selalu doain kamu..n butuh doa dari kamu)
Labels: snooph bikin onar ^__^



1 Comments:
stuju TanSay..!! moga km juga demikian adanya ya...amiiin...
Post a Comment
<< Home