::Saat Pembedaan Masih/Harus Hidup dalam Satu Atap::
Beberapa hari yang lalu saya ngobrol2 sama temen yang kebetulan lain jurusan. Saya juga heran (saya nggak peka kali') temen2 lama saya ini pada bingung ngurusin SE tapi saya nggak, knapa ya?? saya juga nggak ngerti knapa saya nggak bingung he2. Kemudian ada pertanyaan yang membuat saya berfikir, pertanyaannya begini "SE-mu juga untuk BK (boikoter)??" Mendengar pertanyaan itu saya jadi merasa aneh...he2 ato saya yang sebenarnya aneh?? saya mendapati suatu fakta bahwa pembedaan itu sebegitu hidupnya sehingga dalam urusan seperti ini jadi permasalahan/dijadikan bahan pertimbangan untuk memutuskan suatu hal. Tetapi titik permasalahan semakin memudar ketika teman saya itu membawa bendera himpunan sebagai dasarnya... Mm iya yang saya baru ingat bahwa Himpunan identik dengan NIH atau gelar Warga, selain orang2 yang dapat label2 itu mungkin bisa dikatakan "di luar barisan". Nah saya jadi teringat lagi... kebetulan beberapa waktu yang lalu terjadi suatu permasalahan, gambarannya begini: Himpunan melayani Warga (Pemilik NIH) & Dosen yang "mungkin" tidak mengetahui hal itu menuntut Himpunan untuk juga melayani non Warga (bukan pemilik NIH). Dalam kasus ini saya yakin masing2 pihak memiliki alasan2nya sendiri dan semua itu benar, tapi.... adakah suatu sikap terbaik yang harus diambil?? Apakah masyarakat Subyek ataukah masyarakat Obyek yang harus mengalah??
Labels: ...inilah hidup...



0 Comments:
Post a Comment
<< Home