<bgsound src="http://adiwenatb.googlepages.com/Fastball-Outofmyhead.mp3" loop="1"></bgsound>

:: NgGaK PaKe RiBuT !! ::

Thursday, September 07, 2006

:: Talk about Pengkaderan ::

Ya... sepertinya sudah saatnya u/ brani buka mulut ttg pengkaderan di BLOG ini. He2... kalo di posting sebelumnya ada yg protes kenapa nggak brani ngomongin pengkaderan.. bisa2 postingan yang ini dapet protes jg dengan alesan lain. Perlu diperhatikan bahwa disini saya tidak berpihak pada siapa2 saya hanya berbicara mengenai pengkaderan yang ada di kepala saya.

Menurut saya, pengkaderan lebih tepat diartikan sebagai suatu proses penyadaran manusia2 tamatan SMA bahwa dirinya sudah berada pada fase mahasiswa, yang secara tidak langsung harus bisa bertanggung jawab atas dirinya secara pemikiran & perbuatan (mungkin ini versi sederhana yg lebih bersifat pribadi). Nah mengenai metode yang digunakan juga cukup beragam, antara universitas satu dengan yang lain pasti memiliki culture yang berbeda. Dlm postingan kali ini saya cenderung berkiblat pada pengkaderan ITS (kampus saya). Perlu saya tegaskan lagi posisi saya benar2 netral, saya hanya ingin beropini. Kalau saja ada perkataan saya yg mendukung pengkaderan ITS itu hanya kebetulan bukan pembelaan karena saya sendiri tdk terikat kepanitiaan itu.... dan kalau saja ada perkataan saya yang tidak mendukung pengkaderan ITS itu juga hanyalah kebetulan.

Pengkaderan.... tidak pernah sederhana bagi saya. Prinsip yang saya anut adalah "Jangan pernah bermain2 dengan keadaan psikologis seseorang kalau kita sendiri bukan orang yang mengerti, sekecil apapun itu". Pengkaderan bukan hanya sekedar mengikuti culture yang sudah2, jangan dianggap suatu perubahan selalu jadi indikator kegagalan, menimbang2 banyaknya manfaat yang didapat jauh lebih penting daripada menimbang2 sekeras apa metode yang kita pakai u/ diatasnamakan pengkaderan. Rasanya ada sesuatu yang selalu saja membuat saya ingin tertawa bila membahas pengkaderan, saya sendiri tidak tahu apa penyebabnya.... rasanya banyak sekali keironisan terjadi dibalik kata pengkaderan. Mm... mungkin saya bisa kasih 1 contoh, pada saat kita menjadi MABA...kita benar2 mengutuk perbuatan2 yang dilakukan senior atas nama pengkaderan... nah setelah status MABA lepas kok malah kita sendiri banyak yang kasih label "terkutuk" di jidat kita?? he2... sepertinya saya juga harus bikin "Kisah Pengkader" yang isinya sama kaya' "Kisah Pemimpin" (lihat posting sebelumnya). Nah... mangkannya itu saya katakan bahwa tidak akan pernah mudah mengartikan kata pengkaderan.
Yup posting ini hanya satu bentuk pengingat saja, banyak hal yang sebenarnya harus dipikir ulang dari semua yang "tiba2 menjadi budaya" sebelum semuanya terlambat.
Let's find out the best metod for our generation!!

Labels:

3 Comments:

Anonymous Anonymous said...

Hwaaaa...pengakaderan...!! "Masa terindah" waktu menjadi maba..

4:05 PM  
Anonymous Anonymous said...

Pengkaderan adalah DESKRIMINASI.

1:09 PM  
Anonymous Anonymous said...

untuk comment diatas,deskriminasi ato diskriminasi??


tapi ditinjau darimana ya?? saya selama mengalami yang namanya pengkaderan di salah satu perguruan tinggi(institut)di jawa timur yang notabene pengkaderannya terkenal lebih "keras" tidak ada yang namanya diskriminasi, tapi dalam pengkaderan ada yang namanya reward dan punishment. Dan hal itu saya rasa masih wajar, karena reward dan punishment sendiri tidak serta merta diberikan tanpa meninjau apa yang telah mahasiswa baru lakukan

3:59 PM  

Post a Comment

<< Home